Kandungan di balik 1001 sisiknya (Buah Naga)

buah_nagaLiving,. Buah naga merupakan buah yang dihasilkan salah satu kaktus  dari marga Selenicereus dan Hylocereus. Buah yang memiliki sisik di kulit buahnya ini, berasal dari Meksiko, Amerika Selatan dan Amerika Tengah, namun sering dengan perkembangan zaman, buah naga mampu merayap sampai ke wilayah Asia seperti Taiwan, Vietnam, Filipina, termasuk ke Indonesia. Pada umumnya buah yang menyimpan kesegaran saat di makan ini, memiliki daging buahn berwana putih dengan biji-bijinya berwarna hitam. Berdasarkan warna buah beserta kulitnya julukan buah naga juga diberikan ke jenis-jenis tanaman seperti jenis Selenicereus megalanthus, merupakan spesies dari marga Selenicereus yang memiliki daging buah berwarna putih dan dibalut dengan kulit kuning yang bersisik. Jenis kedua adalah Hylocereus undatus, merupakan spesies dari marga Hylocereus yang sering diperjualbelikan dengan ciri-ciri daging buah berwarna putih dan kulit buah berwarna merah bersisik. Ketiga, tetap spesies daribuah-naga-kuning marga Hylocereus yaitu Hylocereus polyrhizus, buah naga yang memiliki daging buah berwarna merah muda dengan kulit buah bersisik. Kerap kali buah yang merambah ke Indonesia pada tahun 2000 an ini, disebut juga dengan sebutan Kaktus Manis, atau Kaktus Madu.

Konon di negara asalnya, buah naga tidak diperbolehkan untuk dimakan. Hal ini dikarenakan karena sebagian masyarakat mengangggap buah naga merupakan makanan dewa. Namun, saat ini buah naga dapat dijadikan sebagai obat manjur dan mujarab penekan kolestrol. Baca lebih lanjut

Iklan