Manfaat yang Terkandung dalam Buah Apel

Living. Buah apel, mungkin semua orang tidak asing lagi dengan nama buah yang pohonnya memiliki nama latin Malus ini. Buah ini banyak kita temui di beberpa kios buah maupun agro wisata pemetikan buah apel. Buah apel memiliki warna merah saat masak atau siap untuk dimakan, dan ada juga berwarna hijau dan kuning. Banyak orang yang menyukai buah apel karena rasanya yang khas. Apel dapat langsung dimakan atau dimasak terlebih dahulu untuk dibuat saus atau selai. Tidak hanya rasanya yang segar dan khas, banyak penelitian menyatakan bahwa buah yang berpenampilan ranum ini baik untuk kesehatan tubuh apabila dikonsumsi.

Untuk vitamin, didalam buah apel terdapat beberapa vitamin yang diperlukan untuk tubuh dalam mencegah datangnya penyakit seperti vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B3, vitamin B5, vitamin B6, vitamin B9, vitamin C. Dalam pencegahan virus penyakit, Penelitian Konowalchuck J pada tahun 1978, menyebutkan sari buah apel mampu melawan serangan infeksi virus dengan cara meningkatkan system kekebalan tubuh untuk mengusir virus dalam tubuh.

Selain itu, buah yang apel juga kaya akan mineral seperti kalsium, magnesium, potasium, zat besi, dan zinc. Kolaborasi antara kandungan mineral dan pectin (serat yang ada dalam buah dan sayuran) yang terdapat dalam apel dapat membantu untuk melancarkan susah buang air besar. Untuk zat pectin dan asam D-glucaric sendiri dalam apel, dapat dapat menurunkan kadar triglycerides yang mengganggu kerja dan fungsi jantung.

Buah apel juga mengandung suatu zat yang menjadi antioksidan yang melawan radikal bebas dari polusi dan lingkungan sekitar yang dinamakan fitokimia. Fitokimia juga mampu menekan jumlah LDL (Low Density Lipoprotein) atau kolestrol jahat dalam tubuh yang dapat mengakibatkan penyumbatan dalam pembuluh darah dengan cara memproduksi kolestrol baik (High Density Lipoprotein). Dalam sebuah penelitian di Finlandia tahun 1996, menarik suatu kesimpulan bahwa orang sering atau dalam pola makannya mengandung zat fitokimia bekemungkinan renda untuk terjangkit penyakit jantung. Selain itu, penelitian yang di kutip dari the British Medical Journal menyebutkan buah apel juga mampu mencegah stroke. Penelitian lain di Cornell University Amerika Serikat, menyimpulkan bahwa zat fitokimia yang terdapat dalam buah apel, dapat menghambat pertumbuhan sel kanker usus sebesar 43% serta terbukti dapat menurunkan resiko kanker paru-paru sampai 50%, menurut Institut Kanker Nasional Amerika. Hal itu semakin dikuatkan dengan kandungan tinggi akan flavonoid yang terdapat dalam buah apel dibandingkan dengan kandungan flavonoid dalam buah-buah lainnya. Tidak hanya itu, berdasarkan penelitian Mayo Clinic di Amerika Serikat pada tahun 2001 membuktikan bahwa quacertin, sejenis flavonoid yang terkandung dalam apel, dapat membantu mencegah pertumbuhan sel kanker prostat.

Bagi seseorang yang sedang menjalani program diet, mengonsumsi buah apel dapat mencegah rasa lapar datang lebih cepat karena apel kaya akan serat. Kandungan serat terhitung lebih tinggi 5 gram dalam ukuran sedang dari pada kandungan serat dalam produk sereal. Serat dalam apel dapat melancarkan buang air besar serta menurunkan berat badan. Menilik buku “Healing Foods”, sang penulis Miriam Polunnin menyatakan bahwa buah apel juga dapat meredakan penyakit diare.

Asam tartar yang terkandung dalam buah apel juga dapat berfungsi untuk melancarkan saluran pencernaan dengan membunuh bakteri yang ada dalam saluran pencernaan tersebut.

Tidak hanya itu, untuk keindahan gigi, buah apel mengandung zat tannin berkonsentrasi tinggi. Berdasarkan “Jurnal American Dental Association” pada tahun 1998, zat tannin, merupakan zat yang dapat mencegah kerusakan gigi periodontal serta penyakit gusi sebagai akibat menempelnya bakteri pembentuk plak. Selain itu, tannin juga menurunkan resiko penyakit jantung dan mencegah infeksi saluran kencing.

Dalam mempertahankan jumlah estrogen saat wanita menopause, buah apel juga terdapat kandungan boron sehingga dapat mengurangi gangguan yang disebabkan oleh ketidak seimbangan hormon dikala menopause, misalnya semburan panas, nyeri, depresi, penyakit jantung, osteoporosis.

Waahh., tak disangka ternyata banyak sekali kandungan dalam buah apel yang baik untuk menjaga kesehatan dan fungsi organ tubuh. Mengingat banyaknya manfaat yang diberikan dalam buah apel ini, tentu kita dapat memasukkan buah apel dalam menu makanan kita sehari-hari J

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: